<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001919</controlfield>
  <controlfield tag="005">20260630032737</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0626000616</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">260630                d          f ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">9786027641167</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">813</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">813 RET p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Retno Mawarni</subfield>
   <subfield code="e">Pengarang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Phosphorus /</subfield>
   <subfield code="c">Retno Mawarni</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">cetakan pertama</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">372 hlm ;</subfield>
   <subfield code="c">20 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Lelaki misterius yang memiliki senyum menawan itu bernama Faya Nevu Pada malam ketika hujan turun begitu derasnya ia datang tiba tiba ke sebuah pondok pesantren di Yogyakarta dengan penuh luka di tubuhnya Abah Syarif sang pemilik pondok memang telah menanti kedatangannya Dia pun segera dirawat Nitya putri tunggal Abah Syarif Selain sang pemilik pondok dan Muhammad Iqbal teman Nitya sewaktu kecil yang kini tinggal di Jepang tak ada yang tahu siapa sebenarnya Faya Nevu Lingkungan barunya hanya mengenal bahwa sosok yang satu ini telah berhasil mencuri perhatian mereka lantaran sikap ramah dan kebaikan hatinya tak terkecuali juga dengan Nitya yang diam diam selalu memperhatikannya Pertanyaan menggelitik tentang kemisteriusan Faya Nevu baru mulai terusik kembali ketika lelaki muda itu berhasil melumpuhkan Gareng seorang preman pasar hanya dalam satu pukulan Lantas bagaimanakah kisah selanjutnya Tentu saja rentetan kejadian mengejutkan dan menegangkan sejak hadirnya Faya Nevu terus mewarnai pondok pesantren milik Abah Syarif termasuk munculnya perasaan aneh pada diri Nitya terhadap sang lelaki misterius tersebut Nevu siapakah kau sebenarnya Dan apa yang terjadi dengan hatiku bisik hati Nitya Nilai nilai sosial spiritual dan cinta diramu dengan sangat memikat dalam novel ini Sebuah narasi lincah yang layak Anda baca Lelaki misterius yang memiliki senyum menawan itu bernama Faya Nevu. Pada malam ketika hujan turun begitu derasnya, ia datang tiba-tiba ke sebuah pondok pesantren di Yogyakarta dengan penuh luka di tubuhnya. Abah Syarif, sang pemilik pondok, memang telah menanti kedatangannya. Dia pun segera dirawat Nitya, putri tunggal Abah Syarif. Selain sang pemilik pondok dan Muhammad Iqbal, teman Nitya sewaktu kecil yang kini tinggal di Jepang, tak ada yang tahu siapa sebenarnya Faya Nevu. Lingkungan barunya hanya mengenal bahwa sosok yang satu ini telah berhasil mencuri perhatian mereka lantaran sikap ramah dan kebaikan hatinya, tak terkecuali juga dengan Nitya yang diam-diam selalu memperhatikannya. Pertanyaan menggelitik tentang kemisteriusan Faya Nevu baru mulai terusik kembali ketika lelaki muda itu berhasil melumpuhkan Gareng, seorang preman pasar, hanya dalam satu pukulan! Lantas, bagaimanakah kisah selanjutnya? Tentu saja rentetan kejadian mengejutkan dan menegangkan sejak hadirnya Faya Nevu terus mewarnai pondok pesantren milik Abah Syarif, termasuk munculnya perasaan aneh pada diri Nitya terhadap sang lelaki misterius tersebut. “Nevu, siapakah kau sebenarnya? Dan, apa yang terjadi dengan hatiku?” bisik hati Nitya. *** Nilai-nilai sosial, spiritual, dan cinta diramu dengan sangat memikat dalam novel ini! Sebuah narasi lincah yang layak Anda baca!</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="600" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Fiksi - Novel</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="264" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Jogjakarta :</subfield>
   <subfield code="b">Sabil,</subfield>
   <subfield code="c">2012</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="336" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacontent</subfield>
   <subfield code="a">teks</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="337" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdamedia</subfield>
   <subfield code="a">Tanpa perantara</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="338" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
   <subfield code="a">volume</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">PM003742/19</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
