02070 2200253 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001100118084001700129100002900146245004800175250002000223300002500243502139600268600001801664264004401682336002101726337003001747338002301777990001601800INLIS00000000000069520260508112811 a0010-0526000151ta260508 e u ind  a9786020245942 a153.25 a153.25 BOB d0 aBobby SajutieePengarang1 a2 kali gagal 1 kali sukses /cBobby Sajutie aCetakan Pertama a170 halaman ;c21 cm aSaat ini, perpisahan antara yang kaya dengan yang miskin sangatlah nyata. Bahkan banyak pula yang mengatakan bahwa yang kaya semakin kaya dan yang miskin, semakin terpuruk. Apakah yang membedakan kedua hal tersebut? Dalam buku ini, dijelaskan bahwa segala sesuatunya dimulai dari pandangan. Para pemimpin yang sangat sukses dan kaya bukanlah orang-orang yang tidak pernah mengalami kegagalan sebelumnya. Yang memisahkan orang miskin dan kaya adalah cara mereka memandang kegagalan dan kesuksesan. Jika kita memandang kegagalan sebagai akhir dari segalanya, maka semangat kita akan terkubur, tetapi sebaliknya, jika kita memandang kegagalan sebagai suatu pelajaran yang memberikan kita semangat baru, maka kegagalan otomatis akan berubah menjadi kesuksesan. Buku ini mengupas tuntas pandangan yang harus dimiliki oleh para pemimpin, yaitu kita semua, dalam kegagalan. Ada dua jenis pandangan terhadap kata GAGAL, di mana yang satu akan membinasakan semangat, dan yang kedua akan membangkitkan semangat. Di dalam buku ini juga diberikan pengertian dari kata SUKSES, dilengkapi dengan 13 kewajiban yang harus dilakukan untuk meraih kesuksesan. Dengan tekad dan semangat yang kuat, maka tidak ada yang tidak dapat dilakukan. Bukan hanya pengusaha, tapi semua kalangan dapat menjadikan buku ini sebagai acuan untuk memandang kegagalan sebagai sebuah kata yang sebenarnya sangat membantu. 4aMotivasi diri aJakarta :bElex media komputindo,c2014 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume aAT001367/19