02115 2200277 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001100118084001700129100003700146245007200183250002000255300002500275700002100300520134600321600002301667600001101690264004601701336002101747337003001768338002301798990001601821INLIS00000000000088620260519092924 a0010-0526000342ta260519 c 0 ind  a9786025585029 a297.27 a297.27 VIV j0 aVivi Amalia AnggraeniePengarang1 aJangan jadi akhwat nyebelin /cVivi Amalia Anggraeni ; editor, Kafi acetakan pertama a190 halaman ;c21 cm0 aKafiePenyunting aAkhwat merupakan sebuah kata dari bahasa Arab yang berarti saudara perempuan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata akhwat diartikan sebagai saudara perempuan atauteman perempuan. Akwat sering dipakai sebagai sebutan untuk wanita-wanita yang berusaha mengamalkan Islam dengan baik. Para Akhwat dikenal akan kesalihannya pada agama Islam. Mereka senantiasa beribadah dengan tepat waktu dan bertanggung jawab, serta berperilaku santun dan menutup aurat dengan sempurna. Namun, terlepas dari perilaku terpujinya sebagai seorang individu di mata Allah, tak jarang kita temui para akhwat yang kurang pandai menempatkan diri dalam kehidupan sosial. Padahal beribadah tak hanya urusan kepada Allah saja, tetapi juga urusan kepada sesama manusia. Dengan begitu, akan sempurnalah ibadah akhwat. Bagaimana caranya agar tidak menjadi seorang akhwat yang nyebelin? Temukan jawabannya di buku ini. Sinopsis buku Menjadi baik, itu banyak rnendengar, banyak melihat. Menjadi baik itu tidak hanya datang rnencari ilmu, tapi menggali akhlak teladan Rasulullah. Menjadi baik tidak mudah mencela, menghilangkan maaf terhadap sesama. Menjadi baik itu menjaga lisan dengan iman, menjaga adab dengan akhlak, menjaga Islarn dengan kesantunan. Dengan begitu, yang keluar dari lisan seorang wanita muslimah : adalah kebaikan dan keberkahan. Mari menjadi baik! 4aWanita dalam Islam 4aAkhlak aSidoarjo :bGenta Group Production,c2017 2rdacontentateks 2rdamediaatanpa perantara 2rdacarrieravolume aSP001787/24