
| Jenis Bahan | Monograf |
| Judul | Aswin Wirjadi : Game changing / Kristin Samah |
| Pengarang | Kristin Samah (Pengarang) |
| EDISI | Cetakan pertama |
| Penerbitan | Jakarta : Gramedia pustaka utama, 2018 |
| Deskripsi Fisik | 268 halaman ;23 cm |
| Konten | Teks |
| Media | Tanpa perantara |
| Penyimpan Media | Volume |
| ISBN | 9786020381183 |
| Subjek | Ilmu ekonomi |
| Abstrak | [10.47, 26/6/2026] Sri Damayanti: Banyak yang menduga, BCA menjadi bank besar karena jumlah nasabahnya paling banyak. Ada juga yang menebak, posisi BCA sebagai bank swasta nasional yang besar karena mesin ATM-nya ada di mana-mana. Kalau dilihat dari angka statistik, jumlah nasabah BCA bukan yang terbanyak. Demikian juga jumlah mesin ATM BCA, bukan yang terbanyak. BCA berhasil bangkit dari keterpurukan pada masa krisis, tetap berada pada deretan bank terbaik di Indonesia, karena mampu menempatkan diri menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Begitu mudahnya bertransaksi di BCA sehingga nasabah dengan sukarela menjadi duta-duta BCA. Bagaimana menerjemahkan teknologi perbankan menjadi kemudahan bagi masyarakat, itulah yang menjadi salah satu kunci sukses BCAPengakuan terhadap kinerja BCA bukan hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari lembaga rating internasional. Performance BCA dinilai solid dalam industri perbankan. BCA disebut sebagai bank terbesar di Asean yang memilih pasar domestik |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Dewasa |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| PT003639/19 | 332 KRI a | Dapat dipinjam | Perpustakaan Kelurahan Pulau Tidung - Ruang Baca Umum Perpustakaan Kelurahan Pulau Tidung | Tersedia |
| PT003640/19 | 332 KRI a | Dapat dipinjam | Perpustakaan Kelurahan Pulau Tidung - Ruang Baca Umum Perpustakaan Kelurahan Pulau Tidung | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000001867 | ||
| 005 | 20260626104859 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 260626################e##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 9786020381183 |
| 035 | # | # | $a 0010-0626000564 |
| 082 | # | # | $a 332 |
| 084 | # | # | $a 332 KRI a |
| 100 | 0 | # | $a Kristin Samah$e Pengarang |
| 245 | 1 | # | $a Aswin Wirjadi : Game changing /$c Kristin Samah |
| 250 | # | # | $a Cetakan pertama |
| 264 | # | # | $a Jakarta :$b Gramedia pustaka utama,$c 2018 |
| 300 | # | # | $a 268 halaman ; $c 23 cm |
| 336 | # | # | $a Teks$2 rdacontent |
| 337 | # | # | $a Tanpa perantara$2 rdamedia |
| 338 | # | # | $a Volume$2 rdacarrier |
| 520 | # | # | $a [10.47, 26/6/2026] Sri Damayanti: Banyak yang menduga, BCA menjadi bank besar karena jumlah nasabahnya paling banyak. Ada juga yang menebak, posisi BCA sebagai bank swasta nasional yang besar karena mesin ATM-nya ada di mana-mana. Kalau dilihat dari angka statistik, jumlah nasabah BCA bukan yang terbanyak. Demikian juga jumlah mesin ATM BCA, bukan yang terbanyak. BCA berhasil bangkit dari keterpurukan pada masa krisis, tetap berada pada deretan bank terbaik di Indonesia, karena mampu menempatkan diri menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Begitu mudahnya bertransaksi di BCA sehingga nasabah dengan sukarela menjadi duta-duta BCA. Bagaimana menerjemahkan teknologi perbankan menjadi kemudahan bagi masyarakat, itulah yang menjadi salah satu kunci sukses BCAPengakuan terhadap kinerja BCA bukan hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari lembaga rating internasional. Performance BCA dinilai solid dalam industri perbankan. BCA disebut sebagai bank terbesar di Asean yang memilih pasar domestik dan berfokus pada nasabah. Di balik kesuksesan BCA di era 1990-2007, peran Aswin Wirjadi tak bisa diabaikan. Buku ini memberi gambaran bagaimana BCA masuk ke jurang krisis, kemudian bangkit kembali menjadi raksasa perbankan hingga saat ini. |
| 600 | # | 4 | $a Ilmu ekonomi |
| 990 | # | # | $a PT003639/19 |
| 990 | # | # | $a PT003640/19 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :