Cite This        Tampung        Export Record
Jenis Bahan Monograf
Judul Jatuh cinta harus pintar / Febriansyah Ramadhan ; penyunting, Andri Fabianto, Dana Sudartoyo
Pengarang Febriansyah Ramadhan (Pengarang)
Andri Fabianto (Penyunting)
Dana Sudartoyo (Penyunting)
EDISI cetakan pertama
Penerbitan Jakarta : Bhumi Anoma, 2019
Deskripsi Fisik 188 halaman ;19 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 9786237211044
Subjek Puisi
Abstrak Jatuh cinta itu pakai hati, bukan nalar. Sampai di sini, paham? Karena cinta hanya dapat dirasakan oleh seseorang yang merasakannya. Maka dari itu, terkadang kita yang tak merasakannya bisa ber-statement dengan mudahnya bahwa "cinta itu pembodohan", bucin (budak cinta)-lah istilahnya sekarang. Tapi, itu bukan berarti bahwa dirimu harus mengaburkan sehatnya akal hanya untuk sesuatu yang sudah jelas-jelas tidak mengharapkan kehadiranmu. Bucin-lah untuk seseorang yang memang pantas menerimanya, tuluslah kepada seseorang yang bisa membaca ketulusanmu. Cintai seseorang dengan segalamu, tapi akal tidak boleh hilang. Seringkali dirimu dibutakan oleh yang namanya perasaan. Kalau sudah begitu, siapa lagi yang bisa disalahkan selain dirimu sendiri. Ketika hatimu dibuat jatuh oleh seseorang, ia tidak berkewajiban untuk bertanggung jawab atas rasamu atau sekadar menangkapmu. Hanya "akal" yang membedakan manusia manusia dengan makhluk Tuhan lainnya.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Puisi
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
SP000558/19 811 FEB j Dapat dipinjam Perpustakaan Pojok Seribu Pesona - Ruang Baca Umum Perpustakaan Pojok Seribu Pesona Tersedia
RC003871/19 899.2211 FEB j Dapat dipinjam Perpustakaan RPTRA Tidung Ceria - Ruang Baca Umum Perpustakaan RPTRA Tidung Ceria Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000300
005 20260811100744
007 ta
008 260811################g##########p#ind##
020 # # $a 9786237211044
035 # # $a 0010-0426000299
082 # # $a 811
084 # # $a 811 FEB j
100 0 # $a Febriansyah Ramadhan$e Pengarang
245 1 # $a Jatuh cinta harus pintar /$c Febriansyah Ramadhan ; penyunting, Andri Fabianto, Dana Sudartoyo
250 # # $a cetakan pertama
264 # # $a Jakarta :$b Bhumi Anoma,$c 2019
300 # # $a 188 halaman ; $c 19 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Jatuh cinta itu pakai hati, bukan nalar. Sampai di sini, paham? Karena cinta hanya dapat dirasakan oleh seseorang yang merasakannya. Maka dari itu, terkadang kita yang tak merasakannya bisa ber-statement dengan mudahnya bahwa "cinta itu pembodohan", bucin (budak cinta)-lah istilahnya sekarang. Tapi, itu bukan berarti bahwa dirimu harus mengaburkan sehatnya akal hanya untuk sesuatu yang sudah jelas-jelas tidak mengharapkan kehadiranmu. Bucin-lah untuk seseorang yang memang pantas menerimanya, tuluslah kepada seseorang yang bisa membaca ketulusanmu. Cintai seseorang dengan segalamu, tapi akal tidak boleh hilang. Seringkali dirimu dibutakan oleh yang namanya perasaan. Kalau sudah begitu, siapa lagi yang bisa disalahkan selain dirimu sendiri. Ketika hatimu dibuat jatuh oleh seseorang, ia tidak berkewajiban untuk bertanggung jawab atas rasamu atau sekadar menangkapmu. Hanya "akal" yang membedakan manusia manusia dengan makhluk Tuhan lainnya.
600 # 4 $a Puisi
700 0 # $a Andri Fabianto$e Penyunting
700 0 # $a Dana Sudartoyo$e Penyunting
990 # # $a RC003871/19
990 # # $a SP000558/19
Content Unduh katalog