Cite This        Tampung        Export Record
Jenis Bahan Monograf
Judul Analisis teks sastra / M. Ikhwan Rosyidi, Trisna Gumilar, Heru Kurniawan, Zurmailis
Pengarang Ikhwan Rosyidi M (Pengarang)
Trisna Gumilar, (Pengarang)
Heru Kurniawan (Pengarang)
Zurmailis (Pengarang)
EDISI cetakan pertama
Penerbitan Yogyakarta : Graha Ilmu, 2010
Deskripsi Fisik 284 hlm :viii ;23 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 9789797566418
Subjek Kesusastraan
Abstrak Sebagai wacana, karya sastra tidak berbeda dengan wacana-wacana lainnya, selalu hadir dalam dialektika teks dan kontekstualitas, yaitu karya sastra merupakan representasi ideologi pengarangnya dalam mempersepsi kelompok sosial masyarakat (subjek-kolektif). Uniknya, sekalipun karya sastra sarat dengan muatan ideologi, tetapi karya sastra mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan wacana-wacana lainnya, yaitu aspek estetika yang dominan. Eksistensi estetika inilah yang membuat karya sastra selalu menyampaikan ideologi secara tidak langsung. Artinya, ideologi dalam karya sastra, terutama fiksi, selalu melebur dalam fakta cerita yang dihadirkannya. Karya sastra selalu bicara tentang kehidupan yang telah difiksikan pengarangnya, sehingga membaca karya sastra seperti sedang menikmati petualangan lewat kata-kata. Tidak salah bila karya sastra sering disebut dengan “dunia dalam kata”. Namun, membaca karya sastra jangan dipersepsi hanyalah untuk kenikmatan dan kesenangan semata karena, sebenarnya, dalam dunia
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Dewasa

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
PM001227/19 899.21 IKH a Dapat dipinjam Perpustakaan TBM Manca - Ruang Baca Umum Perpustakaan TBM Manca Tersedia
PM001228/19 899.21 IKH a Dapat dipinjam Perpustakaan TBM Manca - Ruang Baca Umum Perpustakaan TBM Manca Tersedia
PM001229/19 899.21 IKH a Dapat dipinjam Perpustakaan TBM Manca - Ruang Baca Umum Perpustakaan TBM Manca Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000000621
005 20260505120921
007 ta
008 260505################e##########0#ind##
020 # # $a 9789797566418
035 # # $a 0010-0526000077
082 # # $a 899.21
084 # # $a 899.21 IKH a
100 0 # $a Ikhwan Rosyidi M$e Pengarang
245 1 # $a Analisis teks sastra /$c M. Ikhwan Rosyidi, Trisna Gumilar, Heru Kurniawan, Zurmailis
250 # # $a cetakan pertama
264 # # $a Yogyakarta :$b Graha Ilmu,$c 2010
300 # # $a 284 hlm : $b viii ; $c 23 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Sebagai wacana, karya sastra tidak berbeda dengan wacana-wacana lainnya, selalu hadir dalam dialektika teks dan kontekstualitas, yaitu karya sastra merupakan representasi ideologi pengarangnya dalam mempersepsi kelompok sosial masyarakat (subjek-kolektif). Uniknya, sekalipun karya sastra sarat dengan muatan ideologi, tetapi karya sastra mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan wacana-wacana lainnya, yaitu aspek estetika yang dominan. Eksistensi estetika inilah yang membuat karya sastra selalu menyampaikan ideologi secara tidak langsung. Artinya, ideologi dalam karya sastra, terutama fiksi, selalu melebur dalam fakta cerita yang dihadirkannya. Karya sastra selalu bicara tentang kehidupan yang telah difiksikan pengarangnya, sehingga membaca karya sastra seperti sedang menikmati petualangan lewat kata-kata. Tidak salah bila karya sastra sering disebut dengan “dunia dalam kata”. Namun, membaca karya sastra jangan dipersepsi hanyalah untuk kenikmatan dan kesenangan semata karena, sebenarnya, dalam dunia kata yang memikat, karya sastra sebenarnya menghadirkan pandangan-pandangan dunia dan ideologi pengarangnya. Ideologi yang pelan-pelan dapat mempengaruhi cara pandang pembacanya. Oleh karena itu, pembacaan dan analisis kritis terhadap praktik ideologi dalam karya sastra menjadi penting untuk dilakukan. Lewat studi kritis inilah, maka makna, estetika, dan ideologi yang menyublim dalam karya sastra dapat diungkap. Dalam kaitan ini, buku ini hadir karena persepsi ini, yaitu ingin mengungkap dan membongkar karya sastra sebagai wacana dalam rangka untuk memaparkan makna, estetika, dan ideologi dalam tiga genre sastra, yaitu puisi, drama (skenario), dan novel. Penggunaan teori kontemporer semiotika, formula, hermenutika, dan strukturalisme-genetik menjadikan analisis wacana kritis dalam buku ini menjadi komprehensif. Selaras dengan perkembangan analisis-analisis wacana yang saat ini menjadi banyak sorotan kaum akademisi dan praktisi budaya.
600 # 4 $a Kesusastraan
700 0 # $a Heru Kurniawan$e Pengarang
700 0 # $a Trisna Gumilar,$e Pengarang
700 0 # $a Zurmailis$e Pengarang
990 # # $a PM001227/19
990 # # $a PM001228/19
990 # # $a PM001229/19
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
Waktu tidur karin / Liza Erfiana ; editor, Dhita Kurniawan ; ilustrator, Adlina Aidid Aku punya kendala, Allah punya kendali / Salim Aljufri ; penyunting, Diandra Febby Tangga bianglala / Nimas Risa ; penyunting, Dyah Permatasari Kidung ramadan : Menggapai Rida allah dengan Puisi Ramadan Kidung ramadan : Menggapai rida Allah dengan puisi ramadan / Fuatuttaqwiyah El-adiba ,Ade Raihan , Al-ainaa Al-Mardliyah , Ani Andriani , Asri Susila Ningrum , Ati Gufriati , Ceskha Nur Rina , Dahlina , Dede Sumiati , Dessy Yuliarni , Dianing Luthfi , Diyah Palupi , Ekadinda , Em yunus , Endah Sri Nastiti , Hanik Mardiyah , Ihwana anna , Iman Suligi , Ipay Shannur ,Julie Yuli , Kindrana , Lenni Lestari , Naurasyida Puspita , Ni'mah sakinah , Queena , Re Pramudya , Rini Waloyaningtyas , Ryva Nova , Sari Ratna , Susi Hasan , Tazus salimah , Tien Izzamadinah , Titie Surya , Titik Jeha , Wiwik Pratiwi , Yeti Purwaningsih , Yunita Soekandar Show More